Pelantikan Aspikom Bengkulu 2025–2029, Soroti Pembaruan Kurikulum Ilmu Komunikasi Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Pelantikan Aspikom Bengkulu 2025–2029, Soroti Pembaruan Kurikulum Ilmu Komunikasi, https://bengkulu.tribunnews.com/kota-bengkulu/97262/pelantikan-aspikom-bengkulu-20252029-soroti-pembaruan-kurikulum-ilmu-komunikasi

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Koordinator Wilayah Bengkulu periode 2025–2029 resmi dilantik di Universitas Dehasen Bengkulu, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan seminar nasional yang menyoroti pentingnya pembaruan kurikulum ilmu komunikasi agar selaras dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, yang mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Acara berlangsung khidmat dan diikuti akademisi, dosen, mahasiswa, serta perwakilan perguruan tinggi ilmu komunikasi.

Rangkaian kegiatan meliputi prosesi pelantikan pengurus, diskusi akademik, serta pemaparan mengenai tantangan dunia komunikasi di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Pelantikan Aspikom Bengkulu 2025–2029, Soroti Pembaruan Kurikulum Ilmu Komunikasi, https://bengkulu.tribunnews.com/kota-bengkulu/97262/pelantikan-aspikom-bengkulu-20252029-soroti-pembaruan-kurikulum-ilmu-komunikasi.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen

Pentingnya Pembaruan Kurikulum

Ketua Umum Aspikom, Prof. Anang Sujoko, D.Comm., menegaskan bahwa pembaruan kurikulum menjadi langkah penting agar pendidikan ilmu komunikasi mampu menjawab perubahan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi.

Ia menyebut Aspikom memiliki peran strategis dalam mendorong penjaminan mutu pendidikan melalui penyusunan kurikulum yang relevan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi dan kalangan industri.

“Aspikom tidak hanya fokus pada dosen dan mahasiswa, tetapi juga menjalin kerja sama dengan industri. Kurikulum yang dirancang diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kreatif dan siap menghadapi tantangan digital,” Prof Anang.

Integrasi Literasi Digital dan AI

Lebih lanjut, integrasi literasi digital menjadi salah satu rekomendasi utama dalam pembaruan kurikulum.

Perguruan tinggi juga didorong untuk memperbarui Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan memasukkan konten yang relevan dengan perkembangan platform digital dan pemanfaatan AI.

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Pelantikan Aspikom Bengkulu 2025–2029, Soroti Pembaruan Kurikulum Ilmu Komunikasi, https://bengkulu.tribunnews.com/kota-bengkulu/97262/pelantikan-aspikom-bengkulu-20252029-soroti-pembaruan-kurikulum-ilmu-komunikasi.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *